Resmikan Tol Soroja, Jokowi Sebut Rumah Pengabdi Setan? - Bandungku
Connect with us

CITY NEWS

Resmikan Tol Soroja, Jokowi Sebut Rumah Pengabdi Setan?

mm

Published

on

Tol Soroja

Tol Soroja (Soreang-Pasirkoja) telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Senin (04/11/2017) kemarin. Dalam acara peresmian tersebut, Jokowi mengatakan, adanya jalan tol tersebut bisa mengurangi kemacetan di Kabupaten Bandung.

Adanya akses cepat yang menghubungkan Kota Bandung dengan Kabupaten Bandung itu juga diharapkan bisa meningkatkan geliat pertumbuhan ekonomi. Terlebih, kawasan Bandung Selatan memiliki pariwisata yang potensial, khususnya kawasan Ciwidey dan Pangalengan.

“Tempat wisatanya sangat berpotensi dan bervariasi. Ada wisata kebun teh di Rancabali dan Malabar, ada Situ Patenggang dan Situ Cileunca. Ada sumber air panas juga di Cimanggu, Ciwalini, dan Kawah Putih,” kata Jokowi, dilansir Pikiran-Rakyat.com saat memberikan sambutan di peresmian Tol Soroja, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (04/11/2017).

Selain itu, kawasan itu pun memiliki rumah-rumah peninggalan yang sarat akan sejarah dan potensial dijadikan tempat wisata.

“Rumah peninggalan Boscha sebagai pendiri observatorium, sampai rumah film Pengabdi Setan pun ada di Bandung,” ujarnya

Ia pun mengatakan, hadirnya Tol Soroja bisa menjadi momentum kebangkitan atlet Jawa Barat karena Kabupaten Bandung memiliki kawasan pusat olahraga di Jalak Harupat.

“Para penggemar sepak bola bisa mengehemat waktu dan ongkos menuju stadion. Ini juga sekaligus bisa menjadi momentum bangkitnya atlet Jabar khususnya Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Dalam acara peresmian tersebut, Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Selain itu, ia turut didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi karya Sumadi, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Bupati Bandung Dadang Naser.

Baca Juga: Relawan Kang Yossi Ajak Warga Bandung Peduli Hak Disabilitas

Rumah Pengabdi Setan

Sementara itu, rumah Pengabdi Setan sendiri dahulu disebut Rumah Kina. Alasannya, karena bangunannya didominasi kayu dari pohon kina, terutama bagian dinding luar. Lokasinya terletak di kawasan kantor Perkebunan Kertamanah, PTPN VIII, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Dahulu, Pangalengan memang pernah menjadi kawasan perkebunan kina. Bahkan, salah satu juragan kina asal Eropa yakni Gerarld Alfred Cup dimakamkan di Pangalengan.

Di kawasan perkebunan Kertamanah, hanya ada tiga rumah yang terbuat dari kayu kina. Meski sudah berusia puluhan tahun, tetapi rumah-rumah tersebut masih kokoh. Rumah Pengabdi Setan ini mulanya merupakan rumah dinas pegawai perkebunan setingkat kepala bagian.

Baca Juga: Komunitas Pijar Bandung yang Menempa Indonesia

CITY NEWS

Memasuki Masa Kampanye Pilbup Bandung Barat Ternyata Alat Peraga Belum Dibuat

mm

Published

on

Masa kampanye Pilbup Bandung Barat 2018 sudah dimulai sejak 15 Februari lalu. Namun hingga saat ini pihak KPU Bandung Barat ternyata belum mendistribusikan alat peraga kampanye (APK) dan alat bahan kampanye (ABK) kepda para calon pilkada.

Seperti yang dilansir pikiran-rakyat.com, Ketua KPU Bandung Barat Iin Nurdin mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan lelang untuk APK dan ABK. Karena berdasarkan data yang terdapat di Layanan Pengadaan Secara Elektronik, nilau untuk paket APK dan ABK tersebut sebesar 5,2 miliar rupiah.

Untuk saat ini KPU Bandung Barat masih dalam tahap pelelangan. Berharap dalam waktu dekat akan segera mendapatkan pemenang untuk lelang tersebut.

Baca Juga : Dukungan Artis Masuk Biaya Kampanye Pilwalkot Bandung

Meski KPU Bandung Barat belum mendistribusikan alat peraga dan alat bahan kampanye. Sejak 15 Februari lalu setiap paslon sudah dapat memasang APK/ABK yang diproduksi sendiri. Dengan mematuhi peraturan yang sudah ditentukan jumlahnya sebanyak maksimal 5 baligo.

Umbul-umbul untuk di setiap desa sebanyak 10 buah untuk setiap pasangan. Sementara itu spanduk sejumlah 2 untuk perdesa. Untuk bahan kampanye maksimal jumlah sebanyak kepala keluarga di Bandung Barat 551.000 untuk setiap jenisnya.

Dana Kampanye Pilbup Bandung Barat

pilbup bandung barat

Sumber: pikiran-rakyat.com

Setiap pasangan calon Pilbup Bandung Barat saat ini sudah menyerahkan rekening dan laporan awal dana kampanye. Jumlah setiap calon berbeda-beda.

Untuk pasangan calon Pilbub Emas (Elin Suharliah-Maman Sulaeman Sunjaya) Rp 500 juta. Kado (Doddy Imron Cholid-Pupu Sari Rohayati) Rp 70 juta. Akur (Aa Umbara Sutisna-Hengky Kurniawan) Rp 15 juta.

Pada H+14 masa kampanye para pasangan calon diharapkan harus menyerahkan kembali laporan dana kampanye.

 

Continue Reading

CITY NEWS

Pembangunan LRT Metro Kapsul Kota Bandung Akan Dimulai

mm

Published

on

Proyek LRT Metro Kapsul Kota Bandung telah resmi dicanangkan mulai Senin, 12 Februari 2018. Pembangunan LRT ini memiliki nilai investasi Rp 1,38 triliun bekerja sama dengan Pemerintah Badan Usaha (KPBU) akan menjadi pionir sistem transportasi berbasis kereta ringan (LRT) di kota Bandung.

Pembiayaan investasi proyek ini 100% dari PT PP (Persero) Tbk. Sedangkan pemerintah kota Bandung menyediakan lahan melalui asset PD Pasar Kota Bandung. Sehingga trase koridor III ini akan terhubung melalui titik pasar yang dilalui Metro Kapsul Bandung.

Pasar yang akan dilalui oleh LRT Metro Kapsul Kota Bandung ini yaitu Pasar Baru, ITC Kebon Kalapa, Pasar Ancol, Pasar Palasari, dan Pasar Kosambi.

LRT Metro Kapsul Kota Bandung

Baca Juga : Dukungan Artis Masuk Biaya Kampanye Pilwalkot Bandung

Seperti yang dilansir pikiran-rakyat.com, Wali Kota Bandung yaitu Ridwan Kamil menyatakan bahwa pembangunana ini mimpi yang panjang setelah empat tahun dan sekarang dapat kita mulai. Ternyata bisa tanpa mengandalkan APBN. Biayanya sepertiga dari LRT Jabodetabek atau LRT yang sekarang ada di Palembang yaitu Rp 150 miliar per kilometer. Dengan panjang koridor III 8,5 kilometer, investasinya hanya Rp 1,4 triliun.

LRT Metro Kapsul Kota Bandung Teknologi Jepang

Untuk teknologi yang digunakan oleh LRT ini menurut Direktur PT PP (Persero) Tbk yaitu Lukman Hidayat menjelaskan bahwa komponen Metro Kapsul Bandung dijamin 98% kandungan lokal. Kereta ringan ini dirancang berjalan tanpa pengemudi. Tiketnya diperkirakan sekitar Rp 6.000.

Sedangkan untuk jarak tempuh untuk satu perjalanan penuh koridor III sekitar 15-20 menit, dengan kecepatan 40-80 km/jam. Selain itu teknologi strukturnya mneggunakan antigempa dari Jepang. Teknologi Jepang ini membuat tiang pancang bisa dikerjakan lebih cepat.

Continue Reading

CITY NEWS

Dukungan Artis Masuk Biaya Kampanye Pilwalkot Bandung

mm

Published

on

By

Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 tidak akan hanya diwarnai oleh dukungan partai politik. Dukungan artis pun akan turut memeriahkan Pilwalkot Bandung, selain itu dengan maraknya perkembangan media sosial dapat dihitung sebagai komponen biaya kampanye dukungan artis di media sosial.

Seperti yang dikatakan oleh Komisioner KPU Kota Bandung, Suharti mengatakan bahwa promote oleh artis, posting di media sosial akan di konversi menjadi komponen biaya kampanye dan harus dilaporkan.

Dilansir pikiran-rakyat.com, komponen biaya akan diatur untuk menjadi dasar kesatuan untuk menghitung batasan biaya kampanye pasangan calon.

Untuk komponen biaya tersebut sudah berdasarkan Keputusan Wali Kota Bandung yang dirilis pada tahun 2016 tentang Standarisasi Harga Tertinggi Satuan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung Tahun 2017.

Meski Sukarela Dukungan Artis Masuk Biaya Kampanye Pilwalkot Bandung

Di dalam aturan Pilwalkot Bandung tersebut tertuliskan batas maksimal harga satuan untuk jasa artis penyanyi nasional perkegiatan senilai Rp 25 juta dan band nasional Rp 100 juta.

pilwalkot bandung

Selain itu untuk biaya jasa pembawa acara perkegiatan dihitung Rp 15 juta. Media digital pun tidask luput dari peraturan Pilwalkot Bandung harga untuk satu paket kampanye melalui media sosial dibatasi maksimal Rp 200 juta.

Meski artis menyatakan secara sukarela untuk mendukung pun sudah terhitung sebagai dukungan yang harus dibiayai. Seperti ketika kandidat mendatangkan artis meski artis tersebut datang dengan sukarela maka tetap dikonversi dan dianggap menyumbang jasa.

Standar biayanya pun setiap daerah berbeda-beda. Saat ini KPU sedang menunggu kesepakatan dari tim pemenangan pasangan calon untuk menentukan batasan dana kampanye Pilkada Serentak 2018.

Baca Juga : Perbaikan Trotoar di Bandung Molor, Pemkot Siapkan Sanksi Bagi Kontraktor

Continue Reading

Trending