Dr. Reiva, Dokter Kulit Cantik dan Ramah di Bandung - Bandungku
Connect with us

ETALASE

Dr. Reiva, Dokter Kulit Cantik dan Ramah di Bandung

mm

Published

on

Bandung sebagai salah satu kota besar di Indonesia terkenal akan julukan bahwa wanita Bandung itu cantik-cantik. Sehingga Bandung sangat berpotensial untuk pengadaan fasilitas pelayanan kecantikan. Salah satunya adalah berkembangnya klinik estetika di Bandung. Saat ini Bandung banyak mempunyai dokter estika terkenal salah satunya Dr. Reiva Farah Dwiyana, dr. SpKK, M.Kes.

Dokter kulit yang mempunyai paras cantik ini menyelesaikan pendidikan di fakultas kedokteran spesialis kulit dan kelamin di Universitas Padjadjaran (UNPAD). Dengan latar belakang keluarga yang berprofesi sebagai dokter maka sudah dari kecil akrab dengan dunia kedokteran. Setelah lulus dari FK UNPAD ia juga menjadi dosen di universitas tersebut.

Setelah menjadi dosen, Dr. Reiva melihat bahwa menjadi dosen merangkap dokter merupakan suatu hal yang mulia karena kita sering mengobati dan kita juga mengajarkan bagaimana cara mengobati. Sehingga dokter merupakan profesi yang berguna dan bermanfaat untuk orang lain. Tidak hanya mengobati pasien namun juga mendidik calon dokter.

Berawal ingin menjadi dokter anak

Saat Dr. Reiva menjalani pendidikan S1 di FK UNPAD ia ingin menjadi seorang dokter anak. Namun setelah lulus saat menjadi koas selama 2 tahun di rumah sakit ternyata untuk mengahadapi pasien anak diperlukan penangan khusus.

dr. reiva

Akhirnya setelah melihat hal tersebut Dr. Reiva tertarik menjadi dokter kulit. Ia pun mengambil spesial kulit dan kelamin di FK UNPAD. Setelah lulus Dr. Reiva menjadi staff dan ditempatkan di bagian dermatologi anak. Namun jika praktek Dr. Reiva tidak hanya menangani pasien anak namun secara keseluruhan mulai dari kosmetik dll.

Kesulitan dalam bidang kedokteran

“Kesulitan yang dialami saat menjadi dokter itu saat proses pembelajaran. Karena saat sekolah FK banyak yang harus dipelajari. Meski awalnya kita ada kesulitan dalam materi yang tidak kita sukai namun pada saat pengaplikasiannya akan leboh terbayang.” Ujar Dr. Reiva saat ditemu di tempat kliniknya.

Awalnya Dr. Reiva mengira memplajarikulit itu mudah, namun ternyata banyak divisi-divisi lain yang lebih luas. Seperti saat Dr. Reiva mengambil pendidikan S3. Ia mengungkapkan bahwa saat S3 itu adalah yang tersulit. Karena untuk menyelesasikan disertasi mengenai vitiligo, Dr. Reiva harus pergi ke Jepang selama 3 bulan untuk melakukan penelitian.

Penyakit vitiligo itu sendiri merupakan suatu penyakit yang diakibatkan oleh kehilangan pigmen kulit. Sehingga kulitnya berwarna putih. Vitiligo merupakan penyakit tertua yang pernah ditemukan di kulit. Penyebabnya pun sampai saat ini belum diketahui sehingga pengobatannya pun belum ada.

Aktif di berbagai organisasi

Selain mempunyai jadwal yang padat sebagai dokter di RS Hasan Sadikin Bandung, ia juga praktek di klinik Tivaza yang berada di jalan Cipaganti. Dr. Reiva sudah tujuh tahun praktek di klinik Tivaza sejak dibuka pada tahun 2010.

Namun di RS Hasan Sadikin, Dr. Reiva lebih banyak mengajar dan memanajemen. Karena Dr. Reiva di RS Hasan Sadikin sebagai SPS (Sekertaris Program Studi) sehingga ia mengajar juga kepada mahasiswa yang ada di RS tentang dermatologi anak.

Dr. Reiva yang ramah ini jug aktif diberbagai organisasi seperti Dermatologi Anak Indonesia, Sekertaris PERDOSKI di Bandung, Pengurus pusat PERDOSKI di Jakarta bidang dua mengenai pendidikan dan profesi, dan di Kolegium perhimpunan sekolah kulit se Indonesia.

Kesalahan pemilihan kosmetik

Klinik Tivaza  ini merupakan klinik utama kulit sehingga dari kepala sampai kaki dan semuanya berhubungan dengan kulit. Sehingga saat datang kesini dapat konsultasi permasalahan kulit Anda, baik kosmetik (misalnya jerawat, penuaan) ataupun masalah kesehatan kulit seperti alergi, eksim, kulit sensitif, infeksi, dan lainnya.

dr. reiva

fasilitas yang ada di klinik dokter kulit Tivaza Bandung

dr. reiva

fasilitas yang ada di klinik dokter kulit Tivaza Bandung

Dr. Reiva yang bertempat praktek disini mengatakan bahwa pasien yang datang hampir 60% dikarenakan masalah kosmetik atau estetika. Setelah itu kulit anak, alergi, infeksi, eksim bahkan infeksi menular seksual.

“Jangan menggunakan krim online karena mereka tidak tahu kondisi kulit kita seperti apa, dan facial ditempat yang tidak jelas karena ada beberapa bagian yang tidak boleh dikeluarkan malah dikeluarkan, terkadang juga bukan ditangani oleh dokter yang kurang kompeten dibidangnya.” Ujar Dr. Reiva.

Perkembangan klinik estetika

dr. reiva

Kegiatan Dr. Reiva di klinik Tivaza saat melakukan perawatan pada pasien

Dunia estetika saat ini memang sedang digemari tidak hanya di Bandung saja. Kultur orang Bandung pada dasarnya memang cantik, bagus kulitnya dan senang bersolek. Tentunya akan membuat perkembangan klinik estetika akan cepat menjamur.

Tidak dapat dipungkiri dengan didukung promosi iklan yang besar sehingga banyak orang yang ingin menjadi cantik. Apalagi di zaman sekarang informasi tidak dapat di bending seperti media social yang terlihat cantik padahal menggunakan beauty application di handphone.

Namun kita juga harus waspada. Menurut Dr. Reiva, banyak klinik kecantikan yang hanya ditangani oleh dokter umum bahkan non dokter sehingga itu sangat berbahaya. Meskipun mereka tau itu penyakit jerawat namun mereka tidak mengetahui bagaimana terjadinya penyakit tersebut. Misalnya pada saat stadium 1 diberikan pengobatan seperti ini. Sehingga obatnya tidak bisa disamaratakan.

Serta sangat disayangkan bahwa banyak dokter umum yang hanya berbekal kursus singkat,  sehingga tidak sesuai dengan kompetensi. Dan yang lebih parah cream online yang menyamaratakan kondisi kulit padahal ia tidak mengetahui flek itu jenisnya apa.

Rencana ke depan

Dokter yang mempunyai satu anak ini ingin dokter kulit Indonesia mampu bersaing setidaknya di Indonesia. Jangan samapi kalah dengan dengan dokter-dokter asing. Karena saat ini kita sudah masuk masyarakat ekonomi ASEAN. Sehingga kita harus menjadi tuan rumah di negara sendiri. Jika perlu dokter Indonesia yang pergi ke luar negeri.

Beauty isn’t always being white

Pesan Dr. Reiva untuk warga Bandung saat ditemui di klinik. Ia berpesan tetap menjaga kebersihan seperti mandi, menggunakan tabir surya meski Bandung bukan daerah yang terlalu panas. Serta jangan sering menganti-ganti kosmetik apalagi tergiur iklan di tv maupun online.

Dr. Reiva dengan tegas juga mengatakan bahwa beauty isn’t always being white. Tidak hanya putih saja yang cantik. Semua warna kulit itu cantik hanya saja bagiaman kita merawatnya. Kita juga harus be yourself sehingga inner beauty akan keluar.

Dokter yang mencintai Bandung ini juga berpesan Bandung itu harus direnovasi  bukan hanya dari estetikanya saja.  Namun harus dilihat pendidikan, trotoar yang penuh dengan tukang jualan. Karena Bandung itu kota pendidikan, entertainment dan historis. Sehingga Bandung itu harus komprehensif.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ETALASE

Selain Berhenti Merokok, Ini 5 Cara Mencegah Stroke

mm

Published

on

Cara Mencegah Stroke

Penyakit stroke bisa disebut menjadi salah satu penyakit yang cukup mematikan. Selain itu, kedatangannya yang mendadak pun cukup meresahkan. Tak hanya kalangan usia lanjut, stroke pun sering menyerang kalangan muda. Di Indonesia sendiri, prevalensi stroke sebesar 12,1 persen per seribu penduduk. Data tersebut berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Rikerdas) yang dikeluarkan pada tahun 2013. Lalu, bagaimanakah cara mencegah stroke?

Selain berhenti merokok, terdapat beberapa cara mencegah stroke yang cukup ampuh. Seperti lima cara berikut yang dilansir detik.com dari Harvard Health Publishing, Senin (26/02/2018).

Penasaran? Yuk simak lima cara mengcegah stroke selain dengan berhenti merokok.

1. Jaga tekanan darah

Cara mencegah stroke yang pertama adalah menjaga tekanan darah. Tekanan darah yang tinggi adalah faktor besar dari stroke. Hal ini akan menggandakan atau bahkan melipatgandakan risiko stroke anda jika tidak dikendalikan.

“Tekanan darah tinggi merupakan penyumbang terbesar risiko stroke pada pria dan wanita,” Dr Natalia Rost, profesor neurologi dari Harvard Medical School menjelaskan.

Pertahankan tekanan darah kurang dari 135/85. Tapi bagi sebagian orang, angka 140/90 juga sudah cukup baik. Kurangi pemakaian garam tidak lebih dari setengah sendok teh per hari, juga hindari junk food.

2. Peroleh berat badan ideal

Cara yang selanjutnya adalah dengan mendapatkan berat badan yang ideal. Obesitas, serta komplikasi yang terkait dengannya menimbulkan kemungkinan terkena stroke. Jika anda kelebihan berat badan, penurunan yang kecil pun bisa memberikan dampak pada risiko stroke.

Cobalah untuk menyesuaikan jumlah kalori yang diasup dan dikeluarkan sesuai pada level aktivitas. Tingkatkan jumlah olahraga yang anda lakukan dengan aktivitas seperti berjalan kaki, bermain golf, atau bermain tenis, sebagai rutinitas sehari-hari.

Baca Juga: Unik! Ini 5 Cara Aneh Turunkan Berat Badan

3. Berolahraga lebih banyak

Cara mencegah stroke selanjutnya adalah dengan berolahraga lebih banyak. Olahraga berkontribusi untuk menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah. Selain itu, berolahraga pun secara langsung memang dapat menurunkan risiko terkena stroke.

Berolahragalah dengan intensitas sedang setidaknya lima hari dalam seminggu. Berjalan-jalanlah di sekitar lingkungan anda setiap pagi setelah sarapan bisa dilakukan.

Jika menyukai kegiatan bersama-sama, anda bisa pergi ke tempat kebugaran bersama dengan teman-teman. Jika anda tidak memiliki 30 menit berturut-turut untuk berolahraga, bagi menjadi 10 sampai 15 menit beberapa kali setiap harinya.

4. Batasi minuman beralkohol

Minum sedikit alkohol bisa menurunkan risiko stroke. “Studi menunjukkan bahwa jika Anda hanya minum sekitar satu gelas per hari, risikonya mungkin lebih rendah,” kata Dr Rost.

Ia pun menjelaskan, ketika anda mulai minum lebih dari dua gelas per hari, risikonya naik sangat tajam. Untuk itu, berhenti minum minuman beralkohol atau hanya minum secukupnya. Selain itu, perhatikan porsi anda dengan takaran kurang lebih 5 ons untuk anggur, 12 ons untuk bir, atau 1,5 ons untuk liquor.

5. Mengobati fibrilasi atrium

Cara mencegah stroke yang terakhir adalah dengan mengobati fibrilasi atrium. Fibrilasi atrium sendiri adalah bentuk detak jantung tidak teratur yang menyebabkan gumpalan terbentuk di jantung.

Gumpalan tersebut kemudian bisa berjalan ke otak, menghasilkan stroke. “Fibrilasi atrial membawa hampir lima kali risiko stroke, dan harus ditangani dengan serius,” jelas Dr Rost.

Apabila anda memiliki gejala seperti jantung berdebar-debar, irama jantung tidak teratur, atau sesak napas, temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Ternyata 5 Kebiasaan Ini Penyebab Kanker Kulit

Continue Reading

ETALASE

Unik! Ini 5 Cara Aneh Turunkan Berat Badan

mm

Published

on

Cara Aneh Turunkan Berat Badan

Berat badan berlebih tentunya bukan dambaan setiap orang. Berbagai cara pun dilakukan oleh banyak orang untuk mendapatkan tubuh yang ideal. Bahkan, banyak pula yang menggunakan cara aneh turunkan berat badan.

Cara aneh turunkan berat badan tersebut sebenarnya mudah untuk dilakukan setiap hari. Namun, masih banyak yang tak percaya bahwa cara tersebut benar-benar bisa turunkan berat badan.

Nah, untuk itu bandungku akan memberikan ulasan tentang 5 cara aneh turunkan berat badan yang cukup ampuh. Berikut ulasannya, dikutip dari detik.com dari Shape, Jumat (23/02/2018).

1. Pakai sabuk

Cara aneh turunkan berat badan yang pertaman adalah dengan memakai sabuk. Cara ini memang terbilang nyeleneh, namun terkadang untuk menjadi ideal memang butuh perjuangan yang menyakitkan.

Siksaan yang diterima tubuh saat memakai sabuk yang dipakai dan disesuaikan dengan lingkar pinggang sebenarnya bisa menurunkan berat badan. Jadi saat anda makan berlebihan dan sabuk mulai terasa sesak itu adalah sebuah petunjuk bahwa anda harus menghentikan makan anda.

2. Timbang berat badan setiap hari

Cara aneh turunkan berat badan yang kedua adalah dengan menimbang berat badan setiap hari. Lah, kok bisa?

Sebuah studi yang dilakukan oleh Cornell University di AS menemukan bahwa orang-orang yang menginjak timbangan setiap hari cenderung turun berat badan dan berhasil mempertahankannya.

Para ahli berteori bahwa kebiasaan ini dinilai berhasil karena membuat pelaku diet lebih sadar menurunkan berat badan. Seperti makan dengan porsi makanan yang lebih kecil, aktif bergerak atau berolahraga, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Lima Aplikasi Pola Hidup Sehat Untuk Bantu Jalani Harimu

3. Makan sedikit lemak

Jika anda tidak merasa kenyang setelah makan, bisa jadi karena makanan yang anda konsumsi tidak memiliki cukup lemak di dalamnya. Nah, memakan lemak bisa menjadi salah satu cara menurunkan berat badan. Lemak membuat anda merasa kenyang dan membuat anda merasa lebih puas.

Namun, pastikan bahwa anda membatasi lemak jenuh dan hidrogenasi yang biasa ditemukan pada makanan olahan dan produk hewani. Serta dapatkan lemak sehat seperti kacang, tumbuhan dan ikan seperti omega-3, omega-6, dan varietas tak jenuh tunggal lainnya.

4. Minum teh hitam

Kita tahu bahwa minum air putih sebelum makan merupakan salah satu trik supaya perut terasa kenyang lebih dulu. Menurut sebuah studi dari Universitas California, Los Angeles, teh hitam bisa menjadi pilihan baik untuk menurunkan berat badan.

Ternyata, teh hitam mampu mengubah metabolisme hati dan bakteri usus sehingga membuat tubuh lebih ramping dari waktu ke waktu.

5. Berbagi foto selfie dan goals anda di medsos

Cara aneh turunkan berat badan yang terakhir adalah dengan berbagi foto di media sosial. Jadikanlah media sosial untuk berbagi foto dan goals anda saat berjuang menurunkan berat badan.

Journal of Interactive Marketing menerbitkan sebuah laporan yang berkaitan dengan hal itu. Menurutnya, mereka yang membuat komitmen publik dan berbagi foto di media sosial lebih berhasil turun berat badan. Hal ini karena mereka merasa lebih termotivasi dan bertanggung jawab untuk memenuhi target mereka.

Baca Juga: Lebih Baik Mandi Pagi atau Mandi Malam? Ini Jawabannya

Continue Reading

ETALASE

Inilah Gedung-gedung yang Menjadi Saksi Sejarah Freemasonry di Kota Bandung

mm

Published

on

By

Untuk warga Bandung nampaknya sudah tidak asing mendengar kata Freemasonry? Ternyata di kota Bandung terdapat banyak gedung yang menjadi saksi sejarah Freemasonry di Kota Bandung. Dulu di Bandung terdapat sebutan Logeweg, yang merupakan sebuah ruas jalan di Bandung saat zaman dahulu. Sekarang kita dapat melihat wujud panjangnya dari Jalan Embong-Braga sampai perempatan Aceh-Wastukencana. Nama jalan tersebut ternyata tidak terlepas dari bangunan yang menjadi ikon loji Freemasonry di ujung jalan raya.

Saat itu loji atau tempatnya berkumpulnya kelompok Freemasonry disebut Loji Sint Jan. Namun saat ini lokasi tersebut menjadi Masjid Al-Ukhuwah.

Freemasonry disebut sebagai kelompok persaudaraan yang dapat disebut misterius dan tertutup. Didirikan oleh tokoh-tokoh yang sangat berbaur di masyarakat. Saat itu kaum ini memiliki andil dalam berbagai aspek seperti kegiatan sosial, budaya dan pendidikan di Bandung tempo dulu.

Gedung-gedung yang menjadi saksi sejarah Freemasonry di kota Bandung

Kweekschool

sejarah Freemasonry di kota Bandung

Sumber: pikiran-rakyat.com

 

Jika mengutip dari buku karya M Ryzki Wiryawan yang berjudul “Okultisme di bandung Doeloe” dulu sebelum di loji Sint Jan. orang Freemasonry beraktivitas di gedung ini hingga tahun 1884, lalu mereka pindah ke gedung yang ada diwilayah Braga. Saat ini gedung itu digunakan sebagai Mapolrestabes Kota Bandung.

Di Kweekschool ini sering terselenggara upacara-upacara pelantikan anggota baru. Anggota menginisiasi di perspustakaan umum De Openbare bibliotheek van Bandoeng disini.

Loji Sint Jan

Sumber: pikiran-rakyat.com

Loji ini termasuk dalam yang paling aktif di Hindia belanda. Dalam majalah The Theosophist 1910, Sint Jan menjadi tuan rumah untuk kongres teosofi yang dihadiri 60 anggota dari seluruh pulau Jawa.

Bangunan ini berdesain empire dengan logo mata satu di atas gedung. Simbol mata ini berhubungan dengan sistem kepercayaan primitive yang menyembah dewa surya. Namun pada tahun 1920 sint Jan diperluas dan symbol mata di ganti menjadi siku-siku dan jangka. Menurut Albert G Mackey symbol itu menandakan  moralitas dan ketaatan pada pekerjaan.

Entah kenapa pada tahun 1962 Soekarno mengeluarkan perintah untuk melarang segala kegiatan Freemasonry di Indonesia. Selain itu juga memerintahkan agar bangunan loji dibongkar.

Sumber: pikiran-rakyat.com

Namun pada tahun 1960-an bangunan ini sudah diratakan dan dibangun Graha Pancasila yang disewakan untuk pernikahan dan sekarang dibangun masjid Al-Ukhuwah.

Van Dorp

Sumber: pikiran-rakyat.com

Saat ini van Dorp menjadi Landmark yang disewakan untuk event-event di kota Bandung. Landmark ini merupakan karya arsitek Wolff Schoemaker yang pada awalnya merupakan toko buku terbesar di Bandung.

Bahkan pemilik jaringan toko buku tersebut ialah anggota Freemasonry Semarang, Van Eck dan Krayenbrink. Pada tahun 1805 untuk mempererat persaudaraan, Freemasonry menerbitkan majalah Indisch Maconnek Tijdschrift (Majalah Masonik Hindia).

Pada tahun 1917 van Dorp menerbitkan satu buku yang sangat legendaris. Dalam buku tersebut membahas pemikiran pengurus loji di seluruh Hindia Belanda. Judul buku tersebut adalah Peringatan Freemasonry sebanyak 700 halaman.

Technische Hogeschool

sejarah Freemasonry di kota Bandung

Sumber: pikiran-rakyat.com

Jika sekarang ini adalah kampus yang menjadi idaman para generasi muda yaitu Institut teknologi Bandung. Dulu ITB bernama THS (Technische Hogeschool Bandoeng).

ITB memiliki hubungan yang erat dengan Freemasonry. Logo ITB yang terdahulu mirip dengan loko Freemasonry karena sama-sama mengandung unsur jangka dan penggaris segitiga. Bahkan obor di logo ITB menunjukan pengaruh Freemasonry.

sejarah Freemasonry di kota Bandung

Perintis pembangunan THS dulu emrupakan seorang Mason yaitu JW Ijerman. Bahkan patungnya terdapat dalam gedung rektorat ITB.

Bahkan Salah satu tokoh Mason ternama Prof. Mr. Johannes Hendrik Carpentier Alting pun pernah menjabat Majelis Kurator di THS. Ia adalah suhu Agung Freemasory Belanda 1926-1929.

Frobbelschool

sejarah Freemasonry di kota Bandung

Sumber: pikiran-rakyat.com

Bangunan ini sangat erat dengan jejak Freemasonry di kota Bandung. Pada tahun 1898 bangunan ini digunakan untuk paseban taman anak-anak. Lokasi bangunan ini terdapat di Jalan Aceh, sebrang Bandung Planning Gallery saat ini.

Saat ini bangunan ini dibangun kembali oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk Museum Sejarah.

Baca Juga : Jalan Asia Afrika, Daendles, dan Pusat Kota Tua

 

Continue Reading

Trending